Beritauniksatu8- Seorang guru Bermaksud untuk mengikuti upacara bendera bertepatan dengan hari guru, Guru SD Katolik Usapibaki, Desa Banuan, Timor Tengah Utara, NTT, Arnold Yancen Neno Naikteas mengalami kecelakaan saat perjalaanan menuju sekolah (32) koma dalam kecelakaan tunggal di Desa Fatumtasa dan ini adalah kecelakaan pertama yang sampai memakan korban nyawa.
Kasat lantas Polres TTU, Iptu I Made Juni Artawan menjelaskan kejadian tersebut, berawal Arnold berboncengan dengan rekan Guru Fransiskus Funan (49), dengan menggunakan Sepeda motor Honda Sonic tanpa plat dari Desa Banuan menuju Wini, karena untuk menghadiri upacara HUT PGRI di Wini, Insana Utara.
pada Saat para guru ini tiba di Desa Fatumtasa dalam perjalanan menuju Wini Kecamatan Insana Utara, korban yang mengendarai motor hilang kontrol dan kendali sehingga menabrak batu dan keduanya langsung terjatuh terpental hingga jauh.
Sangpengemudi mengalami lukaparah dan kritis, karena kepalanya terbentur batu sehingga langsung di larikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Belu di Atambua timur, sedangkan korban yang dibonceng hanya mengalami luka lecet-lecet saja pada lutut kiri dan tangan, dan pata tulang pada lengan kiri dirawat di Puskesmas Wini timur. Tapi sayangnya, naas nyawa korban tak tertolong setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit timur.
"Dan Saat ini, kita sudah mengamankan sepeda motor yang dikendarai oleh korban sebagai barang bukti terjadinya kecelakan," ujar I Made Timur.

No comments:
Post a Comment