Tradisi Potong Jari dan Mandi Lumpur di Lembah Baliem, Papua
Beritauniksatu8. Hamparan koral warna-warni, air laut bersuhu hangat, belaian lembut
angin, hijau belantara, serta kerut puncak berselimut salju adalah
gambaran singkat untuk memperlihatkan indahnya Papua. Namun, Keindahan pemanadangan alam bukan
satu-satunya godaan untuk berpelesir ke timur Indonesia yaitu PAPUA.
Terkenal sebagai rumah bagi sederet suku primitif, wilayah pedalaman Papua memang selalu menarik untuk dijelajah karena keindahannya yang bisa membuat pikiran kita menjadi jernih dan penuh inspirasi. Lembah Baliem, salah satunya. Terkukung pegunungan Cyclop di Wamena, suku Dani adalah salah satu dari tiga suku penghuni Lembah Baliem yang tinggal di Lembah Baliem.
Ritme kehidupan yang terbilang santai dengan sederet aktivitas
sederhana adalah potret gambaran yang bisa dilihat setiap hari. Tinggal
di rumah bundar beratap jerami, dengan Hanoi sebagai rumah laki-laki dan
Ebe'ai untuk wanita, suku Dani punya satu adat istiadat yang sangat aneh
nan unik.
Ketika ingin mengungkapkan rasa sedih atas kehilangan anggota keluarga, warga suku Dani akan akan mengungkapkannya dalam tradisi memotong jarinya sendiri atau ikipalin. Karena bagi suku Dani, jari tangan melambangkan kerukunan, kebersatuan, dan kekuatan dalam diri manusia. Tradisi ini biasa dilaksanakan dengan benda tajam, digigit hingga putus, atau mengingatnya dengan seutas jari hingga mati rasa, baru kemudian dipotong.
Memang terdengar mengerikan, tapi aksi potong jari ini semakin berkurang jumlahnya setiap tahun. tidak hanya itu, suku Dani juga kerap melakukan "aksi" mandi lumpur. Bukan tanpa maksud, ritual ini memberi arti bahwa setiap manusia yang meninggal akan kembali bersatu dengan tanah. Terlepas bagaimanapun filosofi yang terkandung di alamnya, beragam tradisi ini tentu menambah pesona dan memberikan harga tinggi pada keindahan indoneisa tepatnya Papua.
Beritauniksatu8
Terkenal sebagai rumah bagi sederet suku primitif, wilayah pedalaman Papua memang selalu menarik untuk dijelajah karena keindahannya yang bisa membuat pikiran kita menjadi jernih dan penuh inspirasi. Lembah Baliem, salah satunya. Terkukung pegunungan Cyclop di Wamena, suku Dani adalah salah satu dari tiga suku penghuni Lembah Baliem yang tinggal di Lembah Baliem.
Ketika ingin mengungkapkan rasa sedih atas kehilangan anggota keluarga, warga suku Dani akan akan mengungkapkannya dalam tradisi memotong jarinya sendiri atau ikipalin. Karena bagi suku Dani, jari tangan melambangkan kerukunan, kebersatuan, dan kekuatan dalam diri manusia. Tradisi ini biasa dilaksanakan dengan benda tajam, digigit hingga putus, atau mengingatnya dengan seutas jari hingga mati rasa, baru kemudian dipotong.
Memang terdengar mengerikan, tapi aksi potong jari ini semakin berkurang jumlahnya setiap tahun. tidak hanya itu, suku Dani juga kerap melakukan "aksi" mandi lumpur. Bukan tanpa maksud, ritual ini memberi arti bahwa setiap manusia yang meninggal akan kembali bersatu dengan tanah. Terlepas bagaimanapun filosofi yang terkandung di alamnya, beragam tradisi ini tentu menambah pesona dan memberikan harga tinggi pada keindahan indoneisa tepatnya Papua.
Beritauniksatu8


No comments:
Post a Comment